Stok Beras Premium di Ritel Jakarta Menipis, Peritel Enggan Jual Rugi
06 Sep 2026 · Administrator
Pasokan beras premium kemasan 5 kilogram (kg) di sejumlah ritel modern Jakarta terpantau menipis bahkan kosong dalam sepekan terakhir. Kelangkaan ini bukan semata-mata karena pasokan yang terhenti, melainkan buntut dari keengganan peritel menyetok barang akibat kerugian selisih harga dari tingkat produsen.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pembatasan stok dan kekosongan merek tertentu terjadi di gerai Alfamart, Indomaret, dan Superindo di kawasan Jakarta Selatan:
• Alfamart (Menteng Wadas Timur) & Superindo (Pancoran): Pramuniaga melaporkan stok beras premium tidak sepenuhnya kosong, namun pasokan tersendat sehingga jumlah dan variasi merek yang tersedia menyusut drastis dalam seminggu terakhir.
• Indomaret (Menteng Wadas Timur): Stok beras premium mengalami kekosongan total sejak empat hingga lima hari lalu. Meski demikian, stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari pemerintah dipastikan masih tersedia.
Ketua Umum Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo), Solihin, mengungkap akar masalah dari fenomena kelangkaan di rak ritel ini. Ia menjelaskan bahwa peritel menahan diri untuk membeli stok beras premium dari distributor karena ketidaksesuaian dengan batas harga jual yang ditetapkan pemerintah.
Saat ini, peritel diminta menjual beras premium seharga Rp14.900 per kg. Sementara itu, harga beli yang dipatok oleh distributor maupun produsen sudah menembus angka di atas Rp15.000 per kg.
"Sebetulnya barangnya ada, cuma kita harus beli dan jual lebih murah daripada yang kita beli. Lebih baik peritel tidak jual daripada rugi," tegas Solihin. Ia menambahkan bahwa Aprindo telah berupaya menyurati Menko Perekonomian dan Menko Pangan terkait masalah selisih harga ini, namun belum mendapatkan respons positif.
Merespons situasi krisis stok di tingkat ritel, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan pemerintah akan segera turun tangan. Melalui Perum Bulog, pemerintah berencana memasok beras premium secara langsung kepada pengusaha ritel modern di bawah naungan Aprindo dan Hippindo.
Meski Mendag belum merinci berapa harga patokan beras premium dari Bulog untuk peritel tersebut, ia memastikan alokasi pasokan sudah disiapkan untuk kembali mengisi rak-rak minimarket yang kosong, melengkapi pasokan beras medium SPHP yang selama ini sudah berjalan lancar.